Ditulis oleh: Ditulis pada: April 15, 2026
Selama ini, sebagian besar kebutuhan energi masih bergantung pada bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Penggunaan sumber energi tersebut tidak hanya terbatas jumlahnya, tetapi juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran udara dan perubahan iklim.
Oleh karena itu, diperlukan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satunya energi alternatif yang berasal dari kincir angin atau turbin angin. Angin merupakan energi yang terjadi dikarenakan adanya perbedaan suhu antara
udara dingin dan panas yang mengalir. Angin adalah udara yang bergerak sehingga
memiliki kecepatan, tenaga, dan arah. Pergerakan angin ini memiliki energi kinetik yang dapat dikonversi menjadi energi lainnya seperti energi
listrik dengan menggunakan kincir angin atau turbin angin.
Apa itu PLTB ?
Pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) adalah salah satu pembangkit listrik energi terbarukan yang ramah lingkungan. Prinsip kerja PLTB adalah dengan memanfaatkan energi kinetik angin yang masuk ke dalam area efektif turbin untuk memutar baling-baling/kincir angin, kemudian energi putar ini diteruskan ke generator untuk membangkitkan energi listrik.
Alat dan Bahan
1. kardus bekas
2. dinamo tamiya
3. lampu LED
4. kabel
5. stik kayu
6. tutup botol bekas
7. lem
Prosedur Membuat Alat
1. Siapkan alat yang ingin di gunakan
2. potong stik menjadi enam bagian dan tempelkan tutup botol bekas pada masing masing stik untuk membuat baling baling
3. stik yang sudah di potong ditempel di bagian atas dinamo
4. kabel yang berada di dinamo sambungkan dengan kabel baru, sambunginnya sesuai kutub positif dan negatif
5. lalu kaitkan kabel baru ke lampu LED
6. untuk hiasannya, membuat rumah rumahan dari kardus
Cara Kerja
1. Baling baling kincir angin akan menangkap angin di sekitarnya
2. Angin akan mendorong baling baling yang membuatnya berputar dan menghasilkan energi mekanik (putaran) lalu menuju ke dinamo.
3. Di dalam dinamo, putaran tersebut membuat kumparan kawat berputar di antara medan magnet. Berdasarkan hukum induksi elektromagnetik, perputaran ini menghasilkan arus listrik DC.
4. Lalu menghasilkan energi listrik dan lampu LED bisa menyala
Pengamatan
Hasil dari praktek yang telah kita lakukan menggunakan prinsip kerja mengonversi energi kinetik (gerak) dari angin menjadi energi mekanik (putar), yang kemudian diubah menjadi energi listrik yaitu lampu LED, dengan bantuan baling baling. Di kelompok kita menggunakan alat yang namanya dinamo, dinamo ini merubah gaya gerak / energi gerak menjadi energi listrik karna adanya pergerakan/putaran dari baling baling. Proses dari kincir angin ini menghasilkan arus listrik searah (DC). Tetapi hasil dari praktek kita memiliki kekurangan yaitu sumber energinya (angin) itu tidak selalu konsisten dan untuk menyalakan lampunya itu butuh angin yang sangat kencang untuk memutar baling balingnya.
Kelebihan
• Ramah lingkungan
• Tidak menghasilkan polusi udara atau gas rumah kaca seperti bahan bakar fosil.
• Sumber energi terbarukan
Angin tidak akan habis, jadi bisa digunakan terus-menerus.
Kekurangan
• Tergantung kondisi angin
Kalau angin lemah atau tidak ada, listrik tidak bisa dihasilkan maksimal.
• Menimbulkan kebisingan
Suara dari baling-baling
Manfaat
Kincir angin sebagai energi alternatif memiliki banyak manfaat karena memanfaatkan angin yang tidak akan habis dan ramah lingkungan. Penggunaannya tidak menghasilkan polusi sehingga membantu mengurangi pemanasan global, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Kesimpulan
Kesimpulan dari praktek membuat kincir angin sebagai energi menggunakan prinsip kerja mengkonversi energi kinetik (gerak) menjadi energi mekanik (putar) yang kemudian di ubah menjadi energi listrik. Proses ini menghasilkan arus listrik searah (DC).
Anggota
1. Cinta Sabrina Sakhi
2. Azzura Azizka Alebsky
3. Rido Romansah
SMAN 25 Bandung
X2