Mobil Bertenaga Angin
• Latar Belakang
Kendaraan umumnya menggunakan bahan bakar fosil yang dapat mencemari lingkungan dan jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, diperlukan inovasi energi alternatif yang sederhana dan ramah lingkungan.
Salah satunya adalah mobil bertenaga angin yang memanfaatkan udara dari balon sebagai sumber energi untuk bergerak. Percobaan ini bertujuan mengenalkan konsep gaya dan energi gerak sekaligus meningkatkan kreativitas.
• Tujuan
Untuk mengetahui dan memahami bagaimana energi angin (udara dari balon) dapat diubah menjadi energi gerak sehingga mampu menggerakkan mobil sederhana. Selain itu, percobaan ini bertujuan untuk mempelajari konsep gaya dorong dan meningkatkan kreativitas dalam membuat alat sederhana.
• Dasar Teori (Penjelasan Ilmiah)
Mobil bertenaga angin ini bekerja berdasarkan prinsip hukum aksi-reaksi (Hukum III Newton). Saat balon ditiup, udara di dalamnya bertekanan. Ketika udara keluar dari balon, udara terdorong ke belakang (aksi) sehingga menghasilkan gaya dorong ke depan pada mobil (reaksi). Gaya ini mengubah energi potensial udara menjadi energi gerak, sehingga mobil dapat bergerak.
• Prinsip Kerja
Prinsip kerja mobil bertenaga angin ini didasarkan pada dua hal utama, yaitu tekanan udara dan hukum aksi-reaksi (Hukum III Newton). Saat balon ditiup, udara masuk dan tersimpan di dalam balon sehingga menimbulkan tekanan. Ketika balon dilepaskan, udara keluar dengan cepat ke arah belakang.
Keluarnya udara tersebut menghasilkan gaya dorong ke arah depan yang mendorong mobil bergerak. Energi yang semula tersimpan dalam bentuk tekanan udara di dalam balon berubah menjadi energi gerak pada mobil. Semakin besar udara yang keluar, maka gaya dorong yang dihasilkan juga semakin besar sehingga mobil dapat melaju lebih jauh.
• Alat Dan Bahan
1. kardus
2. sedotan
3. tutup botol
4. lem tembak
5. balon
• Langkah Langkah Pembuatan
1. potong kardus sesuai pola
2. kemudian di rakit sedemikian rupa
3. lubangi bagian atas mobil lalu masukan sedotan
4. pasang tutup botol pada sedotan yang sudah dilubangi untuk tempat balon
5. terakhir pasang roda mobilnya
• Hasil Percobaan
Mobil bertenaga balon dapat bergerak maju saat udara dalam balon dilepaskan. Jarak dan kecepatan gerak mobil dipengaruhi oleh banyaknya udara di dalam balon, ukuran balon, serta kondisi permukaan lantai. Semakin besar tekanan udara dan semakin kecil gesekan, mobil akan bergerak lebih cepat dan menempuh jarak yang lebih jauh.
• Kesimpulan
Mobil bertenaga balon dapat bergerak karena adanya gaya dorong dari udara yang keluar dari balon, sesuai dengan Hukum III Newton. Energi udara yang tersimpan di dalam balon berubah menjadi energi gerak yang menggerakkan mobil. Besar kecilnya gerak mobil dipengaruhi oleh jumlah udara dan gaya gesek, sehingga menunjukkan bahwa energi angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif sederhana.
Projek ini dibuat oleh Kelompok 10 yang beranggotakan:
1. Pradipta Satrio Widiyanto X-5
2. M. Rizki Padilah X-5
3. Syafina Belva Audria X-5
