Pemanfaatan Energi Matahari Menjadi Energi Gerak pada Perahu Sederhana
Energi matahari merupakan sumber energi terbarukan yang paling melimpah di bumi. Selama ini, energi matahari lebih dikenal sebagai sumber penerangan dan penghangat melalui sinar yang dipancarkannya. Namun, seiring perkembangan teknologi, energi matahari tidak hanya sebatas pada dua fungsi tersebut. Energi matahari juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga penggerak atau dikenal dengan energi gerak. Selain untuk penerangan, panas, dan pembangkit listrik. Tenaga gerak adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena bergerak, hubungan antara antara sinar matahari dengan energi terletak pada cahaya matahari yang bersifat radiasi tidak dapat langsung menggerakkan benda. Namun, cahaya tersebut dapat diubah menjadi energi listrik terlebih dahulu melalui panel surya. Selanjutnya energi gerak ke motor (dinamo) yang mampu mengubahnya menjadi putaran mekanik. Putaran inilah yang menjadi sumber energi gerak pada suatu alat. Dengan demikian, terjadi rangkaian yang sistematis: energi gerak cahaya menjadi energi listrik, lalu energi listrik menjadi energi gerak. Proses ini dapat diterapkan pada berbagai alat, salah satunya adalah perahu tenaga surya sederhana yang akan dibahas dalam artikel ini.
Apa Tujuan dari Pembuatan Alat ini?
- Membuktikan secara nyata bahwa energi matahari dapat diubah menjadi energi gerak.
- Memanfaatkan potensi energi terbarukan.
- Memanfaatkan potensi alam Indonesia.
- Sebagai media pembelajaran yang nyata.
- Mempelajari cara kerja panel surya dan motor listrik secara langsung.
Metodologi penulisan
Pembahasan
Prinsip Kerja
Komponen Yang dibutuhkan:
- Panel surya
- Motor DC (dinamo)
- Kabel
- Baling-baling
- Stik Es Krim
- Lem tembak
- Karet gelang
- Solder
- Styrofoam
Cara Membuat:
- Membuat badan perahu menggunakan stik es krim.
- Pasang baling-baling dibelakang perahu.
- Tempelkan kabel ke panel surya menggunakan solder dan sedikit timah.
- Pasang panel surya menggunakan lem tembak ke badan perahu.
- Sambungkan karet gelang antara dinamo dan baling-baling perahu.
- Tempelkan styrofoam dibawah badang perahu.
Kelebihan & Kekurangan:
Kelebihan:
- Menggurangi polusi udara
- Ramah lingkungan
- Biaya operasional rendah
- Mudah dioperasikan
Kekurangan:
- Tergantung pada kondisi cuaca
- Keterbatasan daya/kecepatan
