Water heater sederhana tenaga surya


 

Water heater tenaga surya

Water heater tenaga surya adalah alat yang digunakan untuk memanaskan air dengan memanfaatkan energi panas dari sinar matahari. Alat ini bekerja melalui kolektor surya yang menyerap panas, kemudian memindahkannya ke air hingga menjadi hangat atau panas. Air yang telah dipanaskan akan disimpan dalam tangki dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Sistem ini umumnya memanfaatkan prinsip Thermosiphon, yaitu peredaran air panas dan dingin secara alami tanpa menggunakan listrik. Karena menggunakan energi terbarukan, water heater tenaga surya menjadi solusi yang hemat energi dan ramah lingkungan, terutama di daerah yang memiliki sinar matahari melimpah seperti Indonesia.


bahan bahan

Kardus

Kresek hitam  

Botol 

selang 

Lakban 

Solatip 

Gunting

Alumunium foil


Langkah-langkah Pembuatan

Siapkan kardus

Gunakan kardus sebagai kotak utama. Pastikan kardus masih kuat dan tidak berlubang.

Lapisi bagian dalam dengan aluminium foil

Tempelkan aluminium foil di bagian dalam kardus menggunakan lem.

Tujuannya agar memantulkan panas matahari ke dalam kotak.

Siapkan botol air

Isi botol dengan air.

Jika botol transparan, cat botol dengan warna hitam supaya lebih cepat menyerap panas.

Masukkan botol ke dalam kardus

Letakkan botol berisi air di dalam kardus yang sudah dilapisi aluminium foil.

Tutup bagian atas dengan plastik bening

Tutup bagian atas kardus dengan plastik bening lalu rekatkan dengan lakban.

Plastik ini berfungsi menahan panas agar tidak keluar.

Letakkan di bawah sinar matahari

Taruh water heater di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama beberapa jam.

Tunggu hingga air menjadi hangat

Setelah beberapa waktu (biasanya 1–3 jam), air di dalam botol akan menjadi hangat.


cara kerja

- isi air ke dalam botol plastik lalu tutup dengan rapat

- letakkan kardus dibawah sinar matahari

- letakkan botol yang berisi air di atas papan kardus dengan selang yang menghadap ke dalam kardus

- diamkan selama minimal 10 menit

- air akan menjadi panas karena pemusatan panas sinar matahari yang berpusat di tengah kardus

- air panas siap untuk digunakan


Kekurangan

Proses pemanasa lebih lama tidak secepat water heater listrik atau gas

Tergantung cuaca kalau mendung atau cuaca tidak cerah air pun akan lama untuk panas


Kelebihan 

Hemat biaya listrik menggunakan energi matahari, jadi hampir tidak perlu listrik lagi 

Ramah lingkungan tidak menghasilkan emisi dan mengurangi penggunaan energi fosil.

Anggota kelompok 

Muhammad Muqiit Maulana Hasanudin

Muhammad Sabi Nagara 

Nopemberia Shantika Sihombing

Virgia Chantika Triasepta Salwa

Kelas X.1